PANDUAN PRAKTIS IMPLEMENTASI PENDIDIKAN ANTI KORUPSI BAGI GURU PPKN SMA MA SMK

Buku Panduan Praktis Implementasi Pendidikan Anti Korupsi Bagi Guru PPKn SMA MA SMK


Buku Panduan Praktis Implementasi Pendidikan Anti Korupsi Bagi Guru PPKn SMA MA SMK telah selesai disusun oleh tim Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Masya rakat, Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia. Buku ini sebagai referensi bagi guru, khususnya bagi guru kelas di SD / MI, dalam melaksanakan pembelajaran Pendidikan Antikorupsi dan dapat menjadi tauladan di lingkungannya.

 

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam menjalankan salah satu tugasnya pada bidang pencegahan sesuai dengan amanat UU No.30 tahun 2002 pasal 13 huruf c yakni menyelenggarakan program pendidikan antikorupsi pada setiap jenjang pendidikan. Pendidikan Antikorupsi pada setiap jenjang pendidikan penting untuk dilaksanakan secara terpadu dan berkelanjutan untuk menginternalisasikan nilai ­nilai antikorupsi kepada generasi muda dan masyarakat umum agar mereka mampu membentengi diri dari tindak pidana korupsi dan juga perilaku koruptif dalam kehidupan sehari­hari.

 

Berdasarkan Buku Panduan Praktis Implementasi Pendidikan Anti Korupsi Bagi Guru PPKn SMA MA SMK ada 4 kunci sukses dalam melakansakan Pendidikan Anti Korupsi di sekolah, yakni: 1) Posisikan diri sebagai bagian dari upaya pemberantasan korupsi. Yakinlah bahwa setiap manusia diciptakan dengan misi yang berbeda. Tapi dari tugas yang berbeda itu, muaranya adalah berbuat baik. Kebaikan yang dijalani pastilah diikuti dengan tantangan dan ujian ujian. Sekarang, tantangan kita adalah maraknya perilaku koruptif. Ini peluang bagi kita untuk menjadi solusi. Jika mau! 2) Kuatkan keyakinan anak terhadap prinsip hidup antikorupsi Tetaplah konsisten menguatkan keyakinan anak bahwa korupsi itu kejahatan luar biasa. Sebalik  nya perilaku antikorupsi itu adalah kebaikan berbalas kebaikan yang menenteramkan jiwa. Pahamkan anak tentang perlunya antikorupsi dan kuatkan nilai pembentuk perilaku antikorupsi. 3) Kondisikan pembelajaran dengan suasana berintegritas. Sebagai guru, fokuslah di ruang   belajar anak. Kondisikan pembelajaran sebagai wahana membangun perilaku antikorupsi secara konsisten.  Mulailah menjadi pribadi utuh yang antikorupsi. Jadilah teladan bagi anak ­anak anda di kelas. Ja  ngan mengharap kan orang lain menyelesaikan persoalan anda di kelas. Anda pegang kendali. 4) Pastikan proses pendidikan antikorupsi berjalan  konsisten. Gunakan instrumen untuk mengecek proses Pendidikan Antikorupsi berjalan konsisten. Evaluasi setiap waktu perkembangan perilaku anak.

 

Adapun prinsip yang harus dipegang dalam melaksanakan pendidikan anti korupsi adalah 1) Kebaikan bermanfaat untuk diri sendiri. Lakukan kebaikan untuk meraih hidup yang bermakna sesuai perintah agama. Bukan karena tuntutan kerja atau lingkungan, atau karena keinginan untuk memperbaiki sesuatu. Lakukan semata untuk memperbaiki diri sendiri. Semua manfaat kebaikan itu akan kita nikmati sendiri. 2) Tak perlu menunggu orang lain melakukannya. Kalau Anda menunggu orang lain dulu (pimpinan atau orang lain yang menjadi tokoh) untuk berbuat baik, tak tentu kapan terjadi. Karena kendalinya bukan pada Anda. Jangan lakukan yang kendalinya pada orang lain. Jangan menari dengan genderang orang lain. Sejarah selalu mencatat orang berintegritas. 3) Lingkungan seringkali tidak mendukung dan akan banyak hambatan. Ketika Anda melakukan kebaikan dan mengajak peserta didik atau sejawat melakukan hal yang sama, seringkali lingkungan tidak mendukung bahkan kerapkali menghambat. Jangan hanya mengharapkan Tuhan menghilangkan persoalan itu, tapi mintalah kekuatan diri untuk menyelesaikan persoalan yang dihadapi. Nelayan tangguh tidak lahir dari laut yang tenang. 4) Kuatkan prinsip hidup pribadi. Jadikan hidup berintegritas sebagai prinsip hidup diri pribadi, di manapun, kapanpun dan dalam suasana bagaimanapun. Kendali pada diri anda.

 

Persiapan yang harus dilakukan guru pada saat akan mengajarkan pendidikan anti korupsi berdasarkan Buku Panduan Praktis Implementasi Pendidikan Anti Korupsi Bagi Guru PPKn SMA MA SMK adalah: 1) Yakinlah bahwa kehadiran Anda di kelas sangat menentukan masa depan anak­anak kita. Maka, persiapkan! Sebagai contoh, kita akan melakukan pembelajaran tematik dengan pasangan KI­KD. 2) Yakinkan diri bahwa guru memiliki peran menentukan bagi masa depan anak. Lahirnya generasi berintegritas dan antikorupsi di masa datang ditentukan oleh guru pada hari ini. Dalam setiap pembelajaran dengan kompetensi apapun, lakukan dengan perkataan yang jujur, berdisiplin, bertanggungjawab, mandiri, dan peduli. 3) Pahami betul kompetensi apa yang harus dikuasai anak setelah belajar. (Daftarnya ada di Permendikbud No. 24 /2016). 4) Sebagai guru kelas, suasana ruang kelas berada di tangan anda. Pasang simbol­simbol yang menguatkan jiwa anak. Slogan seperti “Berani Jujur Hebat”, “Hebat itu Tidak Menyontek”, “Hebat itu Mandiri”, dan lain sebagainya. 5) Tentukan indikator ketercapaian kompetensi sebagai penanda, anak telah mencapai kompetensi yang ditentukan; 6) Rancang tema pembelajaran yang akan dilakukan sebaik mungkin. Siapkan bahan dan alat. Susun rencana sendiri, jangan copy paste.

 

Lebih lengkap silahkan baca Buku Panduan Praktis Implementasi Pendidikan Anti Korupsi Bagi Guru PPKn SMA MA SMK agar bapak/ibu guru bisa menerapkan pendidikan anti korupsi di sekolah melalui salinan dokumen yang tersedia di bawah ini

 



Demikian informasi tentang Buku Panduan Praktis Implementasi Pendidikan Anti Korupsi Bagi Guru PPKn SMA MA SMK. Semoga ada manfaatnya.



= Baca Juga =



2 comments:

  1. Hebat banget blognya baru beberapa bulan sudah booming. Saya lihat template dan seonya biasa-biasa saja, tapi memang jujur saya mengakui konten blog sangat berkualitas dan banyak dibutuhkan orang lain terutama oleh para abdi Negara dan yang terbanyak sepertinya dari kalangan guru seperti saya.

    ReplyDelete
  2. Informasinya mantap bro, luar biasa dan sangat bermanfaat. Ditunggu update info lainnya. Salam dari guru-guru di Minang

    ReplyDelete

Theme images by Deejpilot. Powered by Blogger.