Juknis (Panduan) Bina Talenta Indonesia Tahun 2026

Juknis (Panduan) Pendaftaran Bina Talenta Indonesia Tahun 2026


Panduan Teknis (Juknis) Seleksi Peserta Murid Dan Pemandu Talenta Bina Talenta Indonesia Tahun 2026 Bidang STEM, Koding dan Kecerdasan Artifisial.

 

Untuk mewujudkan Pendidikan Bermutu Untuk Semua, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memberikan kesempatan kepada murid berprestasi dalam bidang sains, riset, dan inovasi untuk menjadi bagian dari Program Bina Talenta Indonesia. Program ini mengacu pada Asta Cita ke-4 yaitu: memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas.

 

Panduan teknis seleksi ini disusun sebagai acuan pelaksanaan proses seleksi murid secara transparan, objektif, dan akuntabel. Murid talenta berperan sebagai penggerak utama pengembangan STEM, riset, dan inovasi melalui ide kreatif, penelitian, serta penerapan teknologi untuk memecahkan masalah nyata. Mereka akan menjadi penentu arah kemajuan sains dan teknologi bangsa dengan menciptakan solusi inovatif yang mendukung daya saing Indonesia di era global.

 

Fokus Bina Talenta Indonesia tahun 2026 adalah di bidang Science, Technology, Engineering, Mathematics (STEM), Koding dan Kecerdasan Artifisial dengan didukung penguatan karakter. Pemilihan fokus tersebut dilatarbelakangi oleh sejumlah tantangan, yaitu (1) 23 Provinsi yang masih didominasi program studi pendidikan dan 1 Provinsi yang didominasi program studi sosial. Secara keseluruhan perguruan tinggi dengan program studi unggulan bidang sains dan keteknikan masih sangat terbatas (Bappenas, 2025), (2) ketimpangan distribusi lulusan STEM dimana sebagian besar lulusan program STEM terkonsentrasi di Pulau Jawa, (3) rendahnya minat lulusan STEM untuk bekerja pada industri prioritas dimana diperkirakan kecenderungan minat lulusan STEM yang bekerja pada industri prioritas, (4) rendahnya minat generasi muda terhadap STEM dimana jumlah calon mahasiswa yang memiliki minat menempuh pendidikan tinggi pada program studi STEM dengan spesifikasi keahlian tertentu belum tercapai, (5) Skill dan kompetensi perlu disiapkan untuk kebutuhan SDM di masa depan dalam bidang STEM, Koding dan Kecerdasan Artifisial untuk mendukung 10 industri prioritas nasional (Bappenas, 2025), serta (6) Tingkat literasi murid Indonesia perlu ditingkatkan.

 

Sejumlah fakta terkait isu di atas adalah:

1. Kebutuhan SDM bidang keilmuan STEM terus meningkat. Tahun 2026–2034 diproyeksikan membutuhkan antara 207.893.231.857 hingga 567.775.510.799 orang tenaga kerja (Bappenas, 2024–Buku Putih Pemetaan Kebutuhan SDM).

2. Kondisi hingga 2020: Jumlah lulusan STEM dari Indonesia masih tertinggal dibanding negara-negara lain. Contohnya, Indonesia hanya menyumbang 25,6% lulusan STEM, dibandingkan Korea Selatan (37,19%), Tiongkok (34,30%), India (31,4%), Vietnam (27,79%), dan Thailand (27,31%) (World Bank, 2020).

3. Tahun 2022: Jumlah penduduk Indonesia yang bekerja di sektor bidang STEM hanya 16,97% (Bappenas, 2024–Peta Jalan Pendidikan Indonesia 2025–2045).

4. Skor Programme for International Student Assessment (PISA) Indonesia masih berada di bawah rata-rata negara Organization for Economic Co-operation and Development (OECD). Skor Indonesia:

a. Membaca: 383 (rata-rata OECD 489),

b. Matematika: 379 (rata-rata OECD 447,9),

c. Sains: 396 (rata-rata OECD 436,19) (OECD, 2022)

5. Lima keterampilan utama yang diperlukan tahun 2030 di Indonesia meliputi: Kecerdasan Artifisial dan Mahadata, Berpikir Kreatif, Literasi Teknologi, Jaringan dan Keamanan Siber, serta Kemampuan Beradaptasi (World Economic Forum, 2025 dan Future Jobs, 2030).

 

Pelatihan untuk pengembangan talenta menjadi salah satu kebutuhan utama dari murid. Alumni ajang menyebutkan bahwa salah satu kebutuhan yang penting adalah pelatihan (Hasil Tracer Study Alumni Ajang 2024).

 

Kemendikdasmen melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) akan melakukan 3 (tiga) upaya strategis penguatan talenta STEM, Koding, dan Kecerdasan Artifisial untuk mewujudkan SDM unggul Indonesia. Upaya pertama adalah pemerataan akses dan peningkatan kualitas pendidikan STEM berbasis potensi wilayah. Upaya kedua adalah pengembangan talenta STEM harus terhubung langsung dengan kebutuhan transformasi ekonomi nasional melalui kolaborasi lintas sektor dan kementerian/lembaga, pendidikan, industri, dan riset. Upaya ketiga yaitu penumbuhan minat dan motivasi generasi muda terhadap STEM harus dilakukan sejak dini melalui pendekatan holistik yang menggabungkan eksplorasi, inspirasi, dan pengembangan talenta berkelanjutan.

 

Program Bina Talenta Indonesia diharapkan menjadi jawaban strategis terhadap kebutuhan bangsa dalam mempersiapkan SDM unggul di tengah perubahan global yang sangat cepat. Inisiatif ini tidak muncul begitu saja, namun berakar pada beberapa tantangan dan peluang besar yang menuntut inovasi, kecepatan, dan keunggulan kompetitif. Adanya Program Bina Talenta Indonesia diharapkan dapat menciptakan ekosistem pelatihan berbasis kompetensi dan karya yang relevan dengan tuntutan industri masa depan.

 

Berdasarkan uraian di atas, diperlukan proses identifikasi dan seleksi yang objektif, transparan, inklusif, berorientasi pada kualitas, dan berkeadilan dalam merekrut murid-murid terbaik untuk menjadi Peserta Bina Talenta Indonesia. Tujuan seleksi ini adalah untuk memastikan terjaringnya murid-murid terbaik yang memiliki potensi unggul di bidang sains, riset, teknologi, dan inovasi, sehingga mampu menjadi generasi penerus yang berdaya saing global. Proses seleksi ini bertujuan menciptakan kesempatan yang adil dan inklusif, sehingga talenta dari berbagai wilayah, termasuk daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) dan keluarga kurang mampu, dapat memperoleh akses yang sama. Selain itu, seleksi bertujuan untuk mengidentifikasi murid yang tidak hanya memiliki prestasi akademik, tetapi juga minat, motivasi, dan kemampuan berinovasi yang relevan dengan kebutuhan transformasi ekonomi nasional. Dengan seleksi yang ketat dan berbasis kriteria terstandar, program ini diharapkan dapat melahirkan SDM unggul yang kreatif, adaptif, dan siap menghadapi tantangan global sesuai visi Indonesia Emas 2045. Panduan teknis ini disusun untuk menjadi acuan dalam proses seleksi Peserta Program Bina Talenta Indonesia sehingga berkualitas, tepat sasaran, dan berdampak nyata dalam pengembangan ekosistem talenta nasional.

Tujuan Umum Program Bina Talenta Indonesia bertujuan untuk mengembangkan talenta murid dan kapasitas guru sebagai pemandu talenta di bidang STEM, Koding, atau Kecerdasan Artifisial, serta penguatan karakter secara kontekstual dan aplikatif.

 

Sedangkan Tujuan Khusus bagi Peserta Murid

1) Peningkatan kompetensi talenta STEM, Koding, dan Kecerdasan Artifisial;

2) Penguatan karakter;

3) Peningkatan prestasi akademik dan nonakademik;

4) Penyiapan untuk berpartisipasi dalam ajang-ajang pada tingkat kabupaten/kota, provinsi, nasional, dan internasional.

 

Adapun Tujuan Khusus bagi Peserta Pemandu Talenta

1) Meningkatkan pemahaman guru terhadap konsep pengembangan talenta di bidang STEM, Koding, dan Kecerdasan Artifisial.

2) Memberikan pengayaan materi dan strategi pelatihan yang relevan dengan perkembangan global dan kebutuhan abad ke-21.

3) Menguatkan kapasitas guru dalam membina karakter murid.

4) Meningkatkan keterampilan guru dalam memfasilitasi peningkatan prestasi akademik dan nonakademik

5) Menyiapkan guru agar mampu membina murid untuk berpartisipasi dalam ajang talenta di berbagai tingkat ajang.

6) Memperkuat jejaring dan peran guru sebagai bagian dari ekosistem pembinaan talenta nasional.

 

 

Ruang Lingkup Panduan ini mencakup:

1. Unsur seleksi peserta murid dan pemandu talenta yang mencakup persyaratan, tahapan seleksi, dan jadwal pelaksanaan seleksi.

2. Mekanisme Penilaian Seleksi, yang mencakup mekanisme penilaian, komponen penilaian, dan penilaian akhir.

3. Etika dan Tata Tertib Seleksi, yang mencakup etika bagi peserta seleksi, tim verifikasi, dan tim penilai.

 

Selengkapnya silahkan download Juknis (Panduan) Bina Talenta Indonesia Tahun 2026 melaluli link yang tersedia di bawah ini

 

Link download Juknis (Panduan) Bina Talenta Indonesia Tahun 2026

 

Demikian informasi tentang Panduan Teknis (Juknis) Seleksi Peserta Murid Dan Pemandu Talenta Bina Talenta Indonesia Tahun 2026. Semoga ada manfaatnya



































Free site counter


































Free site counter


































Free site counter